Inzaghi Salahkan Teknologi VAR

Inzaghi Salahkan Teknologi VAR

Izanghi menyebut VAR tidak bisa melihat gol handball yang dilakukan Patrick Cutrone. Pemain berusia 20 tahun itu memecahkan kebuntuan pada menit 15 di San Siro, Senin (29/1) dini hari.

Pemain depan Milan itu menurutnya menyentuh bola dengan tangannya hasil crossing Hakan Calhanoglu. Hasil tayangan ulang menunjukkan bola itu dimasukkan dengan lengannya dan bukan kepala.

Tapi, wasit Mssimiliano Irraty mensahkan gol tersebut. Lima menit berselang Lazio membalasnya dengan gol Adam Marusic. Milan kembali unggul satu menit jelang jeda saat Giacomo Bonaventura merobek gawang Lazio. Skor 2-1 bertahan hingga laga usai.

“Ini sungguh memalukan. Sekali lagi kami harus berhadapan dengan situasi ini. Rekaman video menunjukkan dengan jelas dan saya tidak perlu menambahkan lagi. Saya melihat performa yang sangat bagus di babak kedua dan seharusnya layak mendapatkan satu poin. Namun ini sepak bola dan Anda harus menyarangkan bola ke dalam gawang. Milan melakukannya dan kami tidak demikian,” ujar Inzaghi via Mediaset Premium.

Inzaghi mengeluh pada Desember 2017. Dia menyebut teknologi VAR telah merampok Lazio dari tujuh poin karena keputusan kontroversial dalam pertandingan melawan Inter, Fiorentina dan Torino. Kini, dia kembali murkah setelah insiden Cutrone.

“Sungguh luar biasa, saya tidak menyadarinya pada saat itu, mereka harus menjelaskan ini kepada kami juga,” cetusnya.

“Mereka mengatakan kepada saya di touchline dan saya bertanya kepada Cutrone setelah peluit akhir. Dia mengatakan hal itu dibelokkan dengan lengan.”

“Ini memalukan. Sekali lagi, kita harus menghadapi situasi ini. Gambar-gambar berbicara sendiri.”

Kekalahan ini tidak mengubah posisi Biancocelesti di klasemen dan tetap menempati peringakt tiga. Tapi, mereka hanya berjarak dua poin dari peringkat tiga, Inter Milan. Kedua tim akan kembali bertemu di semifinal Coppa Italia pada Rabu (31/01) malam waktu setempat di San Siro.

Leave a Reply

%d bloggers like this: