Kalah dari Belgia Pelatih Jepang Merasa bahwa itu Tragedi

Kalah dari Belgia Pelatih Jepang Merasa bahwa itu Tragedi

Kalah dari Belgia Pelatih Jepang Merasa bahwa itu TragediPelatih Timnas Jepang Akira Nishino mengatakan kekalahan dari Belgia merupakan pukulan telak bagi dirinya, serta seluruh tim. Jepang harus mengubur impian untuk maju ke babak perempat final Piala Dunia 2018.

“Saya hancur, ya kami memimpin tetapi kami tidak bisa menang. Itu mungkin perbedaan yang sangat kecil, tapi saya merasa tidak ada apa-apa di dalamnya,” ujar Nishino seperti dikutip dari BBC.UK.

Nishino mengakui, anak-anak asuhnya mulai lengah setelah memimpin dua gol di awal-awal babak kedua, dan timnya tidak juga meningkatkan permainan. Hal ini kemudian dimanfaatkan Belgia, sehingga bisa membalikan keadaan. “Saya merasa memang itu tragedi, tetapi saya harus menerima kekalahan itu sebagai fakta,” katanya.

Sementara pelatih Belgia Roberto Martinez menyebut permainan yang ditunjukkan Jepang dalam pertandingan tadi adalah permainan sempurna. “Mereka secara klinis sangat solid,” ujar Martinez.

Namun strategi memasukkan Marouane Fellaini dan Nacer Chadli menjadi titik balik Belgia setelah tertinggal dua gol dari Jepang. “Ini adalah ujian karakter dan anda melihat hasil pergantian kami datang untuk memenangkan permainan. Itu menunjukkan tentang cara grup ini bermain,” ujarnya.

Martinez menilai tidak ada hal negatif yang terjadi selama pertandinga tersebut berlangsung. “Tidak ada yang negatif hari ini, ini adalah tentang melewatinya. Ini adalah hari yang sangat membanggakan para pemain ini. Teruslah percaya pada Belgia. Di Piala Dunia, Anda ingin menjadi sempurna tetapi ini tentang berhasil, ini tentang kemenangan,” ujarnya.

Belgia memastikan tiket perempat final Piala Dunia 2018 setelah menyingkirkan Jepang dari putaran final Piala Dunia 2018. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Rostov Arena, Selasa (3/7) dini hari WIB, Belgia mengakhiri perlawan Jepang dengan skor 3-2.

Leave a Reply

%d bloggers like this: