Mengenal lebih jauh Irsyad Maulana

Mengenal lebih jauh Irsyad Maulana

Mengenal lebih jauh Irsyad MaulanaIrsyad maulana, pemain Semen Padang asal Ranah Minang memang dikenal memiliki ketrampilan dalam mengolah si kulit bundar, hal tersebut diyakini sudah ia gemari sejak lama.

Pemain berusia 24 tahun tersebut lahir di Kabupaten Tanah Datar, harus menempuh perjalanan yang cukup jauh agar dapat berlatih di kabupaten 50 kota yang terletak di Singa Harau.

Usaha keras yang telah ia lakukan selama ini telah membuahkan hasil dengan lolos seleksi Pusat Pendidikan dan Latihan (PPLP) Sumbar. Selama tiga tahun di PPLP, ia dilirik oleh Semen Padang Junior pada 2009.

Namun lirikan hanya sekedar lirikan karena panggilan dari Semen Padang tidak datang dan hal itu membawanya ke Pelita Jaya U-21. Merger yang dilakukan Pelita dengan Arema Indonesia menjadi Arema FC, kemudian oleh Rahmad Darmawan ia diangkat ke tim senior. Suatu saat, Semen Padang pun memanggilnya dan ia langsung kembali dan memperkuat Semen Padang.

Tapi begitu Semen Padang kembali memanggil untuk Piala Jenderal Sudirman ia kembali pulang. Begitu pula saat tim berkompetisi di TSC 2016, Irsyad jadi bagian penting Nilmaizar. Sampai sekarang Irsyad tetap setia di Semen Padang dan setiap kali pemian dengan nomor punggung 88 itu masuk lapangan, sorakan dan teriakan selalu menyambut idola mereka.

Selama PSSI dibekukan, kompetisi ikut berhenti selama hampir satu tahun, saat itu Irsyad dipinjamkan ke Persija untuk bermain di turnamen Piala Presiden 2016.

Irsyad digadang-gadang akan menjadi kapten masa depan tim tersebut, dan akan mengambil peran Hengki Ardiles dikarenakan usia yang sudah semakin menua. Pujian pun sering dilontarkan kepadanya karena menurut mereka Irsyad yang merupakan putera daerah Sumbar dengan visi yang besar, bakat yang mengagumkan, kemampuan dan kemauan yang kuat untuk bekerja keras menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Mengenal lebih jauh Irsyad Maulana

Leave a Reply

%d bloggers like this: