Mentalitas Baja Luka Modric dipuji

Mentalitas Baja Luka Modric dipuji

Mentalitas Baja Luka Modric dipujiMentalitas baja ditampilkan Modric setelah nyaris menjadi pesakitan hingga berbalik muncul sebagai salah satu kunci kemenangan Kroasia.
Kroasia berhasil merebut tiket ke babak perempat-final Piala Dunia 2018 setelah memenangkan drama adu penalti kontra Denmark dengan skor 3-2, Senin (2/7) dini hari WIB.

Kedua tim saling balas gol cepat dalam lima menit awal. Denmark unggul terlebih dahulu lewat sepakan Mathias Jorgensen sementara Kroasia membalas berkat aksi Mario Mandzukic.

Lolosnya pasukan Vatreni ini tak lepas dari performa campur aduk gelandang andalan mereka, Luka Modric selama 120 menit pertandingan plus babak adu penalti.

Bermain penuh sejak awal, Modric sejatinya tampil apik menggalan kreativitas Kroasia dari lini tengah. Total 80 umpan dengan tingkat persentase kesuksesan 83 memanjakan lini depan, yang sayangnya tak diimbangi oleh efektivitas rekan-rekannya di sektor penyerang.

Sang bintang Real Madrid nyaris menjadi pesakitan timnya kala gagal melakukan eksekusi penalti ketika babak tambahan hanya menyisakan beberapa menit. Tendangannya dari titik putih secara luar biasa ditangkap Kasper Schmeichel.

Namun dalam drama adu penalti Modric menebus kegagalannya. Kembali menghadapi Schmeichel, Modric tak melewatkan kesempatan keduanya untuk menjadi salah satu dari tiga algojo Kroasia yang sukses menaklukkan gawang Denmark.

Berkat pertunjukkan mentalitas baja tersebut, maka maestro sekaligus kapten Kroasia berusia 32 tahun tersebut layak menyandang predikat sebagai Most Energized Player pertandingan kali ini.

Leave a Reply

%d bloggers like this: