Pernyataan Mkhitaryan Jadi Bumerang untuk Dirinya

Pernyataan Mkhitaryan Jadi Bumerang untuk Dirinya

Pernyataan Mkhitaryan Jadi Bumerang untuk DirinyaHenrikh Mkhitaryan baru menjalani debut untuk Arsenal. Apes buatnya, hasil di laga itu dan sebuah pernyataan dia sebelumnya bikin Mkhitaryan diolok-olok.

Pemain internasional Armenia itu menjadi bagian dari kesepakatan barter antara Arsenal dengan Manchester United di bursa transfer musim dingin bulan Januari ini. Mkhitaryan ke Arsenal dan Alexis Sanchez ke MU.

Awal pekan ini, menjelang debutnya untuk Arsenal, Mkhitaryan menyatakan betapa dirinya sudah tak sabar lagi menjalani laga pertama bersama The Gunners dan terlibat dalam “sepakbola ofensif” skuat Arsene Wenger.

Pernyataan itu terindikasi jadi sindiran halus terhadap masa-masanya di MU, di bawah arahan Jose Mourinho yang dianggap banyak kalangan sebagai peracik taktik pragmatis yang tak sungkan memainkan sepakbola defensif ala “parkir bus”.
Pada prosesnya, kata-kata Mkhitaryan itu jadi bumerang menyusul laga debutnya untuk Arsenal. Ia masuk di menit ke-60 menggantikan Mohamed Elneny di markas Swansea, Rabu (31/1/2018) dini hari WIB, dan tak kuasa membantu Arsenal yang dilibas 1-3 oleh lawannya.

Tak pelak dunia maya pun diramaikan oleh olok-olok terhadap Mkhitaryan, dengan sejumlah besar olok-olok itu merujuk pada pernyataannya terkait memainkan “sepakbola ofensif” di Arsenal.

Pada umumnya, olok-olok itu merujuk pada fakta bahwa kali terakhir Mkhitaryan main di Liberty Stadium markas Swansea di sebuah partai Premier League bersama MU, ia pulang dengan kemenangan 4-0 — pada 19 Agustus 2017, Mkhitaryan membuat dua assist. “Sepakbola ofensif” Arsenal justru membuatnya pulang dengan kekalahan di tempat yang sama.

Memang bukan awal yang bagus buat karier Mkhitaryan di Arsenal. Tapi toh ini baru sekadar laga pertama dan pesepakbola yang juga pernah membela Borussia Dortmund itu bahkan belum main penuh. Yang pasti, fans Arsenal tentu punya harapan besar dari Mkhitaryan.

Leave a Reply

%d bloggers like this: