Pintu Timnas Jerman Tertutup Bagi Mesut Ozil

Pintu Timnas Jerman Tertutup Bagi Mesut Ozil

Pintu Timnas Jerman Tertutup Bagi Mesut OzilOzil menyatakan pensiun dari pentas internasional setelah terlibat perseteruan dengan federasi Jerman.
Pelatih tim nasional Jerman, Joachim Low menekankan tak ada kesempatan bagi Mesut Ozil kembali ke skuatnya selepas mengumumkan pensiun dari pentas internasional pada Juli lalu.

Sang playmaker Arsenal menuding beberapa petinggi Federasi Sepakbola Jerman (DFB) bersikap rasisme padanya dan Low mengklaim tak dimintai pendapat sebelum keputusan pensiun diambil.

Jerman akan menghadapi Prancis dalam laga perdana Liga Negara UEFA pada akhir pekan ini dalam rangka membengun kembali kepercayaan setelah tersingkir di fase grup Piala Dunia 2018.

“Saya pikir segalanya sudah diterangkan. Ketika pemain mengumumkan pensiun seperti itu, Anda tak akan memilihnya untuk skuat delapan atau sembilan pekan kemudian,” ujar Low.

“Pemain yang telah pensiun tak akan memiliki peran untuk bermain di masa depan. Ia telah mengatakan ta mau bermain, sudah meyampaikan pandangannya. Saya tak tahu mengapa harus terus membicarakannya.”

“Ia merupakan bagian dari tim di masa lalu namun sekarang bukan, bagi tim ini sudah berakhir dan tak menjadi bagian dari pemikiran kami.”

“Mesut [Ozil] dan saya menikmati banyak kesuksesan selama beberapa tahun terakhir. Saya sudah beberapa kali coba menghubunginya lewat telepon, tapi tak beruntung, dan saya akan mencoba untuk terus menghubunginya.”

“Untuk tim, topik ini sudah berakhir. Tidak akan kembali. Semuanya sudah disampaikan,” kata Loew dalam konferensi pers persiapan Jerman menghadapi Peru dan Prancis, seperti dikutip dari Independent.

“Oezil bilang akan mundur, tapi saya belum pernah berbicara dengannya. Saya bakal coba berbicara dengannya minggu depan. Dia adalah pemain yang sangat penting bagi kami tetapi dia mengatakan tidak akan kembali,” sambungnya.

“Tidak pernah ada bentuk rasisme dalam tim kami, jadi itu bukan topik sama sekali. DFB (Federasi Jerman) menentang segala jenis rasisme atau diskriminasi, dan kami telah melakukan pendekatan ini selama bertahun-tahun.”
“Dia bilang akan mundur. Dia mengatakan tidak ingin bermain, dia mengatakan kepada kami tentang pemikirannya, saya tidak tahu mengapa kita harus terus membicarakannya. Dia adalah bagian dari tim untuk waktu yang lama, tapi sekarang tidak lagi. Untuk tim ini sudah berakhir dan dia bukan bagian dari keseharian kami lagi,” tegas Loew.

Leave a Reply

%d bloggers like this: