Ronaldinho sang Maestro Elastico

Ronaldinho sang Maestro Elastico

Ronaldinho sang Maestro Elastico
Ronaldo Assis de Moreira (lahir di Porto Alegre, Brasil, 21 Maret 1980, umur 36 tahun) atau lebih dikenal dengan Ronaldinho adalah pemain sepak bola berkebangsaan Brasil yang bermain untuk Atlético Mineiro dan tim nasional Brasil. Ia bisa bermain sebagai gelandang serang, second striker atau penyerang. Terkenal karena skill luar biasa, trik, dribbling, tendangan overhead, blind passing dan tendangan bebas, Ronaldinho secara luas dianggap sebagai salah satu pemain terbaik dari generasinya.

Pernah bermain untuk Gremio, Paris Saint-Germain, Barcelona, A.C. Milan dan Flamengo sebelum bergabung dengan Atlético Mineiro pada bulan Januari 2011. Saat di Barcelona dan berhasil meraih gelar Liga Champions UEFA dan gelar Ballon d’Or tahun 2005.

Ronaldinho dua kali mendapatkan gelar Pemain Terbaik Dunia FIFA, yaitu pada tahun 2004 dan 2005. Ia pernah menjadi pemain dengan penghasilan tertinggi, melampaui David Beckham dari LA Galaxy.

“Ronaldinho” adalah nama panggilan dan panggilan sayang dari nama depannya “Ronaldo.” Sebelum bermain di Eropa, orang-orang Brasil memanggilnya “Ronaldo Gaúcho”, untuk membedakannya dengan Ronaldo, rekannya di timnas Brasil. Setelah Ronaldo hijrah ke Eropa, ia tidak lagi menggunakan nama “Gaúcho” namun memilih nama Ronaldinho yang lebih dikenal hingga kini.

Ronaldinho dianggap sebagai salah satu pemain yang paling mahir dari generasinya. ESPN menggambarkan dia sebagai “mahir dari alam”(bakat alami), trik yang tak tertandingi dan memainkan bola dengan indah di kakinya. Salah satu pemain paling mengagumkan pada situasi tekanan dan cepat, kurang ajar, terampil, rumit dan seorang playmaker tak terbatas yang menyediakan campuran gol, assist, keterampilan dalam bergerak menipu. Mantan gelandang Portugal, Rui Costa, mengatakan: “… tidak banyak pemain yang bisa mencetak gol dan passing seperti dia. Dia sungguh menakjubkan. Dia adalah pemain yang langka karena assist yang dapat memberikan bola dari arah mana saja ia juga salah satu pemain yang telah menyempurnakan gerak “Elastico”. Teknik ini bisa di bilang sulit,karena teknik ini seperti bola menempel pada kaki pemain. Saat pemain mendribble bola,pemain menggeser bola ke arah kanan lalu tiba-tiba pemain menggeser bola ke kiri.

Leave a Reply

%d bloggers like this: